Perubahan trend fashion 1920 – 2021 terbaru

trend fashion 2021

Membahas tentang trend fashion terbaru itu pasti tidak akan ada ujungnya, karena pasti saja setiap tahun akan selalu ada perubahan trend fashion terbaru yang muncul. mengikuti fungsi dan perubahan zaman fashion tidak mudah untuk diprediksi. Tiap dekade, tiap tahun, tiap generasi bahkan setiap musim memiliki gaya dan karakter yang berbeda. di artikel ini wolverid clothing kaos sablon bekasi juga ingin membahas seputar trend mode pakaian A.K.A Fashion dan melihat gaya busana dari tahun 1920-an sampai saat ini. seperti apa sih yang sempat digandrungi di masa dulu? Yuk kakak langsung aja kita simak dan menjadi pengamat fashion dadakan. 😛

Flapper Era (thn 1920-an)

source: https://en.wikipedia.org/wiki/Flapper

Pertama kali yang akan kita bahas adalah di Tahun 1920an yang merupakan awal mula kebangkitan fashion didunia. Pada era ini, Amerika pun mulai memasuki era kemakmuran yang juga mempengaruhi gaya berpakaian mereka, dan berhasil menjadi salah satu pusat mode didunia. di era 1920-an Music Jazz dan tarian glamor juga mulai berkembang, akibatnya gaya berpakaian di masa ini identik dengan kesan glamor yang dikenal dengan gaya Melindrosa. Pecinta gaya fashion Melindrosa yang disebut Flapper ini juga cenderung menyukai penggunaan make up yang sangat tebal dan terlihat berlebihan, dan terkesan menyukai kehidupan yang bebas dengan meminum minuman beralkohol dan juga merokok.

Feminim Era (thn 1930-an)

source: https://apushfashion.weebly.com/1930s.html

Nah kalau ditahun 1920an amerika memasuki tahun kemakmuran, sebaliknya, di Era 1930-an menjadi masa dimana ekonomi Amerika mulai mengalami penurunan, yang kemudian membuat gaya berbusana pun mengalami perubahan tidak lagi glamor dan lebih terlihat casual. pakaian yang lebih longgar, tertutup dan terbuat dari bahan kain tebal lebih menjadi pilihan pada masa ini. Namun gaya baju yang tertutup justru memberikan kesan feminim pada kaum perempuan yang menggunakannya. Gaun yang panjangnya mencapai pergelangan kaki atau bahkan hingga menyeret di lantai menjadi pilihan para kaum hawa untuk dikenakan pada saat menghadiri pesta.

Manly Style Era (thn 1940-an)

source: https://www.tokopedia.com/blog/

Di masa ini terjadi penuruan gaya fashion dunia karena Adanya perang dunia kedua. Selama masa ini, bahan kain untuk pembuatan sangat terbatas dan banyak juga pabrik-pabrik baju yang dialih-fungsikan sebagai tempat pembuatan senjata. Hal inilah yang kemudian memaksa kaum perempuan untuk mengenakan pakaian kaum pria, seperti blazer dengan bantalan busa pada bagian bahu yang dipadukan dengan rok selutut atau berada sedikit di bawah lutut. Nuansa warna baju yang mereka gunakan juga cenderung monoton, lebih banyak menggunakan warna-warna netral seperti hitam, coklat dan biru tua.

Housewife Style Era (thn 1950-an)

source: https://www.liputan6.com/fashion-beauty

Kemudian diawal tahun 1950an Setelah perang dunia kedua selesai, Bisa dibilang Rok Poodle menjadi simbol pada masa ini yang dipopulerkan oleh anak muda pada masa itu. teknologi tekstil buatan mulai berkembang. Baju-baju dibuat dengan jenis bahan kaos dan kain nilon, orlon dan dracon. Pasca perang dunia kedua, teknologi tekstil buatan lambat laun sudah mulai berkembang dengan gaya busana berpakaian yang lebih merujuk pada kesan yang lebih segar tetapi tidak terkesan glamor. Trend fashion pada era ini juga banyak terpengaruh oleh artis Audrey Hepburn dengan gaya khasnya yang sering menggunakan gaun panjang serta perpaduan antara atasan yang dilengkapi mutiara dengan rok yang mengembang pada bagian bawah atau sering disebut dengan Rok Poodle.

Sementara diakhir 1950-an, gaya berpakaian trend fashion berkembang ke model yang lebih urban tetapi tetap modis. Dipengaruhi oleh Elvis dan Merylin Monroe, gaya urban dan pop culture cenderung lebih ringan dan sedikit terbuka, yang disebut dengan gaya busana pin up. celana ketat cutbray di bagian bawah, kaos polos oblong plus jaket kulit, biasanya ditambah dengan aksesoris seperti kalung dan kacamata hitam besar, kerah baju dinaikkan sampai menutupi leher menjadi ciri khas di era ini.

Hippie Era (thn 1960-an)

source: https://en.wikipedia.org/wiki/Hippie

Pada masa ini, para fanatik fashion mulai menunjukkan kebosanannya kepada busana yang berwarna gelap, dan lahirlah pakaian dengan warna-warna yang terang yang dilengkapi dengan motif floral. selain Penggunaan syal atau scarf sebagai pengikat kepala juga menjadi ciri khas lain dari pecinta gaya Hippie. Kaum Hippie juga selalu identik dengan pakaian berwarna cerah, bermotif ramai juga longgar yang ingin menunjukkan kedekatan mereka dengan alam.

Punk & Disco Era (thn 1970-an)

disco fashion

Pada masa awal-awal Tahun 1970-an bisa disebut juga sebagai eranya musik disco yang diiringi pula dengan berkembangnya budaya disco. Gaya berpakaian pada masa ini ditunjukkan dengan penggunaan celana yang gombrong melebar kebawah atau yang biasa orang indonesia kenal sebagai “Cutbray” pada bagian bawah, gaya ini tidak lepas dari pengaruh John Travolta dalam filmnya yang terkenal “Saturday Night Fever” dengan gaya disconya. Celana Cutbray dan rambut ditarik ke belakang menjadi sangat tren pada masa ini.

Punk Fashion

Kemudian diakhir Tahun 1970an muncul juga yang diramaikan dengan gaya berpakaian ala anak Punk yang identik dengan rambut spaik tajam “mohawk”, baju hitam, ikat pnggang dan sepatu boots dengan ornamen metal tajam dan make-up sangar yang mencolok. Gaya berbusana Punk berasal dari Inggris yang diramaikan dengan munculnya grup band beraliran Punk bernama Sex Pistols dan Ramones, kemudian menyebar di Amerika Serikat dan didunia termasuk indonesia.

Yuppie Era (thn 1980-an)

Yuppie 80s

Perubahan lifestyle pada masa ini disebabkan oleh Perkembangan teknologi. Jika dulunya kalangan pekerja didominasi oleh kaum pria, namun pada era 80-an, kaum wanita pun mulai menapaki dunia karir sehingga dijuluki dengan wanita karir. Tren berpakaian pun lebih mengarah ke gaya pekerja kantoran yaitu Yuppie Style, yang merupakan singkatan dari “Young Urban Professional” atau “Young Upwardly – Mobile Proffesional”. Gaya berpakaian Yuppie dikenal dengan pakaian-pakaian kantoran yang formal dengan aksen minimalis, salah satunya yang mulai menggunakan blazer dipadu dengan rok atau celana panjang dari bahan kain.

Mix Up Era (thn 1990-an)

Trend fashion tahun 1960-an dan 1970-an kembali berkembang pada era ini. trend Jaket denim, outfit fitness, jaket baseball, sweater hoodie dan kaos sablon bergambar yang dipadukan dengan sneakers kembali menjadi trend dimasa ini. Selain itu, celana jeans dan pakaian yang longgar pun kembali menjadi simbol dalam berbusana diera 90-an. fashion diera ini dikenal dengan sebutan “Grunge” yang dipengaruhi oleh band bernama Nirvana. Fashionnya lebih terkenal urakan, dengan perpaduan kaos sablon, kemeja kotak (flanel) dan dipadukan dengan celana jeans belel robek.

grunge hip hop fashion 90s

Yang tidak kalah Ada juga style berpakaian ala music cadas yang biasa dikenakan oleh anak Metal seangkatan Metalicca, Megadeth, Sepultura, obituary dan lainnya yang suka pakai kaos metal berwarna gelap atau hitam-hitam.

Indie Era (thn 2000-an)

indie fashion

Kata Indie sendiri berasal dari kata Independen yang berarti mandiri. Hal ini mencerminkan mengenai cara kaum Indie yang cenderung mandiri dalam memilih pakaian dan tidak mudah terpengaruh dengan mode fashion pada umumnya. Trend fashion Indie lebih cenderung pada perpaduan segala jenis baju yang memberi kesan modern pada pemakainya. Perpaduan antara celana pendek, kaos sweater oversize longgar atau jaket kulit dengan sepatu canvas yang berwarna menjadi salah satu ciri khas kaum Indie. Bisa dibilang, mereka suka untuk memadukan antara beberapa gaya, seperti retro, vintage dan modern menjadi satu trend gaya tersendiri.

Hipster Era (thn 2010-an)

Nggak banyak berbeda dengan gaya berpakaian di era indie, budaya berpakaian di era Hipster ini masih menekankan pada kemandirian “rebel” dalam berbusana dan anti konservatif. Atribut fashion seperti skinny jeans, kacamata besar, kaos longgar, sepatu boot tinggi, penutup kepala / hoodie sweater jaket dan tas vintage menjadi atribut wajib bagi para kaum hipster. Selain itu, penggunaan laptop, gadget dan smartphone, serta gaya hidup yang cenderung mewah juga menjadi ciri khas lain dari mereka. selain itu trend Harajuku style juga popupler di era ini yang dipengaruhi oleh keunikan gaya berpakaian anak gaul yang berasal dari jepang.

Hypebeast Era – Jaman Now (thn 2020-an),

Di tahun 2020an Gaya berpakaian anak jaman now masih terpengaruh dengan perpaduan gaya tahun 1990-an, dimana gaya hip hop blink-blink dengan celana gombrong, dan sebaliknya celana pensil yang mengetat kebawah juga masih menjadi trend saat ini, jaket denim, bandana, trucker hat juga gaya berpakaian ala anak punk dan metal sesuai dengan kesukaan masing-masing semua itu muncul ditahun 2000 – sampai sekarang. Pertengahan tahun 2000-an juga diwarnai dengan gaya busana emo yang serba gothic, eye shadow hitam dengan ciri khas rambut kesamping hingga hampir menutupi mata dan juga mode rambut poni jadi tren saat itu.

kaos oversize kpop style
Kpop Fashion

dan jika ditahun 2010an trend busana ala Jepang “harajuku” sempat populer sekarang ini ditahun 2020an Trend ala Kpop Star yang dipengaruhi oleh para artis Kpop dan juga drama korea juga sedang booming saat ini dengan gaya trend Sweater dan kaos Oversize ala Kpop dan lainnya. dan tak kalah juga para Hypebeast yang kekinian. Berdasarkan padanan katanya, Hype sendiri bisa diartikan sebagai sesuatu atau hal yang sedang tren alias kekinian yang identik dengan harga barang fashion yang mahal, Hypebeast banyak digemari oleh anak muda yang suka mengoleksi sepatu, pakaian, atau aksesoris lainnya demi terlihat keren dan kekinian di mata orang lain.

This image has an empty alt attribute; its file name is hypebeast-fashion-600x279.jpg
source: https://dailystyle.cz/hypebeast/

Beberapa atau mungkin banyak dari kita berusaha untuk mengikuti perkembangan tren fashion terkini tapi tak sedikit pula yang menjadi korban mode “trend shit fashion“. so bergayalah sesuai kemampuan dan kenyamanan kamu kalau memang tidak mampu dan tidak nyaman, ya jangan dipaksakan kakak.. 🙂 tapi, jangan kuatir wolverid clothing menyediakan kaos sablon, sweater, jaket dan poloshirt bordir dengan harga murah dan bisa satuan juga untuk kebutuhan gaya fashion kakak.. so, langsung hubungi kita saja langsung dijamin harga murah deh.