Jenis Bahan & Sejarah Kaos Polo shirt

jenis bahan poloshirt

Kaos polo atau poloshirt ini biasanya terbuat dari bahan katun rajutan (bukan kain tenun), biasanya rajutan piqué, atau rajutan interlock, atau menggunakan serat lain seperti dari bahan sutra, wol, serat sintetis, atau campuran serat alami dan sintetis. Bahan Kaos Polo ini termasuk ke dalam salah satu fashion trend yang biasa kita pakai untuk berbagai acara, sebagai media promosi pada setiap perusahaan ataupun pesta. Kaos polo atau sering disebut dengan poloshirt adalah kaus berkerah yang sering dipakai sehari-hari. Merek kaos polo yang paling terkenal saat inia adalah seperti Polo Ralph Lauren, crocodile, dll

Sejarah Kaos Polo

Mengenal jenis bahan Kaos polo atau Poloshirt, Poloshirt pada awalnya digunakan oleh para pemain polo di India pada tahun 1859 dan di Inggris Raya Pada akhir abad ke-19 selama tahun 1920-an Celana Jodhpur dan kaos polo menjadi bagian untuk olahraga yang berhubungan dengan kuda (berkuda), kaos polo adalah bentuk kemeja yang terdapat kerah, dengan dua atau tiga kancing pada bagian tengah leher kebawah, dan kadang terdapat saku opsional pada bagian dada. Kaos polo biasanya berlengan pendek, tetapi ada juga lengan panjang.

Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, para pemain tenis biasanya mengenakan “tennis putih” yang terdiri dari kemeja putih berlengan panjang yang digulung kemudian René Lacoste, juara tenis Grand Slam tujuh kali Prancis, merasa bahwa pakaian tenis yang kaku terlalu rumit dan tidak nyaman. kemudian Dia merancang kemeja putih dengan lengan pendek dirajut longgar piqué cotton yang dia namakan cotton weave jersey petit piqué dengan kerah yang tidak kaku, pada Mulai tahun 1927, desain Lacoste muncul menempatkan logo bergambar buaya di dada kiri kemejanya, karena pers Amerika mulai menyebutnya sebagai “Crocodile”

Di inggris, John E. Brooks dari perusahaan baju Brooks Brothers berkunjung dan melihat kemeja yang digunakan oleh para pemain polo itu, lalu perusahaannya memproduksi kaos polo pada tahun 1896. Sampai saat ini, Brooks Brother dianggap sebagai pemegang hak paten dari kaos polo.

Jenis-Jenis Bahan Kaos Polo “Poloshirt”

Material bahan-bahan yang biasa dipakai oleh kaos polo ini mempunyai tektur dan jenis yang berbeda-beda seperti Tekstur, Kekuatan, Kenyamanan, Kelembutan, biasanya yang saat ini sering dipakai untuk jenis poloshirt ini terdiri dari beberapa jenis seperti:

Bahan kain lacoste.

Bahan Lacoste ini adalah merupakan sebuah nama perusahaan dari Prancis yang biasa memproduksi pakaian dengan teksturnya yang berpori, karena semakin banyak yang memakai pakaian tersebut, orang-orang akhirnya menjadikannya sebagai sebuah nama pada bahan baju kaos polo ini. Setara dengan kualitasnya, jenis pada bahan ini menawarkan harga yang cukup relatif tinggi.

Bahan kain lacoste cotton pique.

Jenis bahan Kain Katun Lacoste adalah salah satu bahan yang mempunyai bentuk permukaan yang tidak rata dan sedikit kasar, serta mempunyai tekstur bahan yang berpori-pori kecil berbentuk bulat atau kotak serta berbentuk rajutan segitiga pada kedua sisi bahannya.

Bahan kain katun (cotton).

Mungkin sudah banyak yang sudah mengetahuinya, Kain katun adalah salah satu dari bahan yang sering menjadi andalan bagi para pembuat kaos sablon polos dan juga kaos polo. ada 2 jenis bahan kain katun yang paling banyak dipakai saat ini yaitu Katun combed dan Katun carded. Yang membedakan kedua jenis katun ini bisa kita lihat dari teknik dan karakteristiknya. jikalau pada bahan katun combed ini memakai teknik combing, sehingga membuat bahan ini dikenal dengan sebutan combed. Sedangkan katun carded memakai teknik carded, dari situlah dia sangat dikenal dengan sebutan carded.

baca juga: sejarah kaos oblong